Kegiatan Outbond Agro Tawon Semakin Meningkat

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

WISATANUSA.COM - Kabupaten Malang, Di Agrowisata Petik Madu  juga terdapat sebidang tanah seluas 3 hektar yang ditumbuhi berbagai jenis tanaman anggrek, kayu putih, jojoba, randu, sengon, dan kelengkeng yang merupakan konsumsi utama dari lebah untuk menghasilkan madu.

Agrowisata Petik Madu dikelola oleh Bapak Hariyono dan telah melewati dua generasi. Dimulai sejak 1978 oleh Pak Gunawan, orangtua Pak Hariyono. Awalnya, Pak Gunawan membeli 10 glodok (kayu yang dilubangi) lebah hasil tangkapan salah seorang bawahannya untuk beternak lebah madu. Penggunaan kotak sebagai sarang lebah baru dimulai pada tahun 1985. Pada tahun 2008, Pak Hariono memutuskan untuk mengembangkan usahanya dengan membuka Wisata Agro di area perkebunan seluas 6,5 hektar di belakang rumah dan tokonya. Di awal usahanya, agrowisata ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran bagi para peternak lebah yang ada di sekitar Lawang. Pucuk dicinta ulam tiba, usaha Pak Hariyono ini ternyata tidak sia-sia. Agrowisatanya dibanjiri peminat, baik dari sekitar Kota Lawang hingga mancanegara.

©2018 Wisatanusa | Barometer Wisata Nusantara

Search